Bagi Muhammad Rafli Ramadhan, siswa tunanetra di SLB Negeri Purwosari Kudus, sebuah buku cerita Braille menjadi hadiah pertama yang tak terlupakan, sementara kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ke sekolahnya tidak hanya membawa bantuan buku, tetapi juga harapan baru bagi pendidikan inklusif. (FAZ/3.8)