Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia memilih Jawa Tengah sebagai lokus kajian ketahanan energi nasional dalam Program Studi Strategis Dalam Negeri. Langkah ini diambil karena Pemprov Jawa Tengah dinilai konsisten mengembangkan energi baru terbarukan dengan melibatkan ratusan pabrik hingga pemberian insentif pajak daerah. RES/2.10